Ini bukan goresan baru, ini merupakan goresan ketika saya merasa kehilangan seorang sepupu, yang sama sekali tidak saya duga. Almarhum pernah tinggal di rumah orangtua saya, dan itu membuat saya cukup mengenang almarhum dengan baik.
Hampir tiga tahun, almarhum meninggalkan kami keluarga besarnya... May you rest in piece brother, I know you have better place right now...
"CERITA TENTANG KEHILANGAN"
Kita tidak pernah tau kapan waktu kita akan habis
Seseorang yang tiba-tiba sehat walafiat beberpa bulan sebelumnya, tiba-tiba mengindap penyakit yang mengerikan...
Seseorang yang terlihat segar bugar, ternyata harus menyerah di meja operasi..
Dibalik itu semua..ada kisah sedih yang menyertai kehilangan itu..
Beberapa minggu lalu saudara sepupuku meninggal dunia diusianya yang baru 47 tahun dan meninggalkan 3 orang anaknya yang masih kecil.
Banyak dari kami yang sedih, karena sang ibu tidak bekerja dengan beban anak-anak yang masih kecil, terutama anak bungsu almarhum, yang baru kelas 1 SD..
Dia tidak tau apa artinya ditinggal sang ayah, yang dia tau ayahnya tidur selama-lamanya dan ketemu Tuhan di surga..
Ketika jenazah almarhum akan dimasukkan ke liang kubur, tiba-tiba sang anak melontarkan pertanyaan sederhana,namun itulah yang dapat diterima nalar seorang anak berusia 6 tahun..
"Mama kenapa HP Papa tidak dibawain bareng Papa, kan kalau dibawain aku bisa telfon-telfonan sama Papa di surga"
Sederhana, tetapi cukup membuat semua orang yang ada di pemakaman tercekat dan menitikkan air mata..
Innalilahi Wainailahi Rojiun
May you rest in peace brother...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar